Memuliakan Tamu !!!
Persiapan panjang telah dilakukan untuk menyambut kedatangan tamu agung, selayaknya sebuah hajatan akbar telah siap dipersembahkan untuk memuliakan tamu dilandasi semangat someah hade kasemah dan persahabatan. Kenduri harus tetap berlangsung walaupun pengorbanan warga sekitar yang tidak dapat beraktivitas dengan baik bahkan harus mengorbankan tempat mencari nafkah, sekolah diliburkan, telepon dimatikan, tentara dan polisi disiapkan dengan kondisi seakan menghadapi perang merupakan bagian dari perwujudan tuan rumah yang baik dan bermartabat. Tamu yang kita muliakan itu bernama George Walker Bush pemimpin negara adidaya AS yang telah memerintahkan bala tentaranya untuk menyerbu Irak dan Afganistan yang menyebabkan ribuan orang tak berdosa mulai bayi sampai orang tua meninggal, jutaan penduduk Irak dan Afganistan kehilangan pekerjaan sehingga menjadi miskin dan kelaparan, ribuan orang ditangkap dan ditahan tanpa proses pengadilan dan disisksa di camp-camp tahanan karena di cap sebagai teroris, terakhir masih segar ingatan kita dibawah kepemimpinannya AS menjadi negara yang membeck-up serangan Israel terhadap Libanon dengan akibat yang sangat dahsyat. Setiap hajatan pasti ada tujuan dan harapan, semoga menjadi tuan rumah yang baik dan menjaga harga diri bangsa sehingga tidak ada pembicaraan tentang pinjaman atau hutang bukankah agama telah mengajarkan tangan diatas lebih baik dari dibawah, atas nama kerjasama/kontrak karya/ transfer teknologi dsb cukup sudah minyak, gas alam, panas bumi kita di ekploitasi dan hasilnya di bagi dengan bangsa tamu bukankah kita memiliki SDM yang cerdas dan kompeten sehingga hasilnya dapat dimaksimalkan untuk memakmurkan rakyat, sampaikapankah kita harus memperdagangkan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, bencana alam dan penganguran sehingga sebagai tuan rumah kita harus memelas dengan iba mengharapkan bantuan dari tamu. Kapankah Berdiri dikaki sendiri sebagai bangsa yang berdaulat kita bisa mengatakan no Sir wujud kesantunan diplomasi sehingga kita dapat diperhitungkan dalam pergaulan International, pun demikian menjadi tuan rumah yang baik menyambut tamu dengan kepala tegak duduk sama rendah berdiri sama tinggi, semoga…!!
0 Responses to “Memuliakan Tamu..!(sebuah sikap atas kedatangan Bush ke Indonesia)”